Membuat resolve cepat domain

Ketikkan di Start – Run

notepad C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts

Isikan entry ip dan domain/subdomain yang sedang ditunggu resolvenya misal seperti ini:

202.67.10.11 domain.com
202.67.10.11 sub.domain.com

Kemudian Save

PT Bank BTPN Syariah

Yth. Pimpinan CAREER CENTER
UNIVERSITAS SURAKARTA

Dengan hormat,
Berikut kami lampirkan informasi Career Day PT Bank BTPN Syariah,
mohon bantuannya untuk menyebarluaskan kepada alumni UNIVERSITAS
SURAKARTA. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih atas
bantuan penyebaran Infomasi Peluang kerja yang sebelumnya.

Demikian atas kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih

Hormat Kami,
Career Development Center Universitas Sebelas Maret

http://cdc.uns.ac.id
http://cdc.uns.ac.id/final

Daftar Mahasiswa yang telah valid Tugas ECom

200922271 Anggi Bingar Kusuma
200922283 Wira Dimuksa
200922347 Yuanita
200922326 Slamet Pebrianto
200922311 FENDI NURCAHYONO
200922330 Andip dwi ariyani
200922302 Ali Syahbana
200922321 Nurut Taufiq Bekti Prastyo
200922343 Sulastri
200922381 Endah Setyorahayu
200922332 AYU RINDY MUTIARA SUCI
200922342 Siska
200922310 Eko Setyawan
200922334 Dyah Ayu Mustikowati
200922339 Kristintyas
200922305 arifin
200922308 Denis tri priyono
200922365 Muga Linggar F
200922366 Muh Nur Lutfi Azis
200922389 suryati
200922390 SUSIANI
200922387 Nurul Robby Aisyiyah
200922350 andrias triadmoko
200922376 WAHYU WIBISONO
200922377 Adisti Frediryana
200922320 MUHAMMAD LUTHFAN SYAKUR
200922379 Bhetika Arvianingrum
200922273 bayu kristiawan
200922277 rahmat sanjaya
200922290 FITRI ATMASARI
200922274 Joko tri cahyono
200922293 Ika purnamasari
200922284 YONI WIDHIARSO
200922298 Sinta Susilowati
200922290 Fitri Atmasari
200922267 Aditya Prihantara
200922276 Priyo Sujarwo
200922278 RANGGA IRAWAN
200922285 Anjar Priyadna
200922272 Dani Eko Hendrianto
200922257 Dedi prasetyo nugroho
200922262 Aan Tri wibowo
200922391 Tituk dwi hermawan
200922256 NURCAHYO NUGROHO
200922255 ANIS NUR HANAFI
200922268 ADHINTA NICHO PRATAMA
200922269 FARID WAZAR AFANDI
200922279 SAGITTA MAHARDIKA
200922280 SANTOSO
200922281 TRINOTO
200922287 CHOIRUL MUALLIFAH
200922288 EKA CHOLIVIANA
200922292 IKA NUR INDAH
200922293 IKA PURNAMASARI
200922295 PUSPITA DWI ASTUTI

Rindu Merana – Davinci

Menangis aku kenang
Saat hatiku kau tinggalkan
Hanya sakit yang aku pendam
Dalam rindu yang semakin dalam
Tak tahu harus dimana ku temukan jawabnya
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Kau pujaanku dimana
Ku sakit harus menunggu lama
Merana hati merana
Dalam rindu aku bertanya

Kekasih kau yang ku kenang
Jatuhkanku dalam lingkaran
Walau sakit yang aku pendam
Rindu ini tak kunjung padam
Tak tahu harus dimana ku temukan ooh

Kau pujaanku dimana
Ku sakit harus menunggu lama
Merana hati merana
Dalam rindu aku bertanya

Kau pujaanku dimana
Ku sakit harus menunggu lama
Merana hati merana
Dalam rindu aku bertanya

Merana hati merana
Dalam rindu aku bertanya
Sampai nanti selalu bertanya

Misi

“Misi itu langkah – loangkah untuk mewujudkan visi”

PENGERTIAN VISI DAN MISI SERTA BEBERAPA CONTOH VISI DAN MISI PERUSAHAAN

Pengertian Visi dan Misi

* Visi (Vision)

Menurut Wibisono (2006, p. 43), visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. Atau dapat dikatakan bahwa visi merupakan pernyataan want to be dari organisasi atau perusahaan. Visi juga merupakan hal yang sangat krusial bagi perusahaan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang.
Dalam visi suatu organisasi terdapat juga nilai-nilai, aspirasi serta kebutuhan organisasi di masa depan seperti yang diungkapkan oleh Kotler yang dikutip oleh Nawawi (2000:122), Visi adalah pernyataan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan dalam produk dan pelayanan yang ditawarkan, kebutuhan yang dapat ditanggulangi, kelompok masyarakat yang dilayani, nilai-nilai yang diperoleh serta aspirasi dan cita-cita masa depan.

Jadi dapat disimpulakan bahwa visi adalah cita – cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang.

* Misi (Mission)

Misi (mission) adalah apa sebabnya kita ada (why we exist / what we believe we can do). Menurut Prasetyo dan Benedicta (2004:8), Di dalam misi produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, pasar yang dilayani dan teknologi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pasar tersebut. Pernyataan misi harus mampu menentukan kebutuhan apa yang dipuasi oleh perusahaan, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut, dimana mereka berada dan bagaimana pemuasan tersebut dilakukan.
Menurut Drucker (2000:87), Pada dasarnya misi merupakan alasan mendasar eksistensi suatu organisasi. Pernyataan misi organisasi, terutama di tingkat unit bisnis menentukan batas dan maksud aktivitas bisnis perusahaan. Jadi perumusan misi merupakan realisasi yang akan menjadikan suatu organisasi mampu menghasilkan produk dan jasa berkualitas yang memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggannya (Prasetyo dan Benedicta, 2004:8)
Menurut Wheelen sebagaimana dikutip oleh Wibisono (2006, p. 46-47) Misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat, baik berupa produk ataupun jasa.

Jadi dapat disimpulkan bahwa Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi.

Beberapa contoh Visi dan Misi Perusahaan

* BNI

Visi BNI
Menjadi Bank kebanggaan nasional yang Unggul, Terkemuka dan Terdepan dalam Layanan dan Kinerja

Pernyataan Visi
Menjadi Bank kebanggaan nasional, yang menawarkan layanan terbaik dengan harga kompetitif kepada segmen pasar korporasi, komersial dan konsumer

Misi BNI

  • Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada seluruh nasabah, dan selaku mitra pillihan utama (the bank choice)
  • Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.
  • Menciptakan kondisi terbaik sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi.
  • Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosial.
  • Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik.

* RCTI

VISI

Media Utama Hiburan dan Informasi

Perkataan “utama” mengandung makna lebih dari yang “pertama” karena kata “pertama” hanya mencerminkan hierarki pada dimensi tertentu. Sedangkan kata “utama” mengandung unsur kemuliaan karena melibatkan aspek kualitas, integritas dan dedikasi.
Media utama hiburan dan informasi memiliki makna:

  1. RCTI unggul dalam hal kualitas materi dan penyajian program hiburan dan informasi.
  2. RCTI memperhatikan keseimbangan faktor bisnis dan tanggung jawab sosial atas sajian program-programnya.
  3. RCTI menjadi pilihan yang utama dari para “stakeholder” (karyawan,pemirsa,pengiklan,pemegang saham,pemasok,pesaing,perusahaan afiliasi,mitra strategis,masyarakat, dan penyelenggara Negara)

MISI
Bersama Menyediakan Layanan Prima

Interaksi kerja di perusahaan lebih mengutamakan semangat kebersamaan sebagai sebuah tim kerja yang kuat. Hal ini memungkinkan seluruh komponen perusahaan mulai dari level teratas sampai dengan level terbawah mampu bersama-sama terstimulasi,terkoordinasi dan tersistemasi memberikan karya terbaiknya demi mewujudkan pelayanan terbaik dan utama kepada “stakeholder

TIGA PILAR UTAMA

  1. Keutamaan Dalam Kebersamaan
  2. Bersatu Padu
  3. Oke

Untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan, ada 3 (tiga) nilai sebagai pilar utama yang menjadi motivasi,inspirasi dan semangat juang insan RCTI. Proses kerja dilakukan dengan semangat kebersamaan untuk sampai pada hasil yang mendapat pengakuan dari para “stake holder” atas kualitas integritas dan dedikasi yang ditampilkan.

 

* PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

Visi

To become a leading InfoCom player in the region

Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik.

Misi

Telkom mempunyai misi memberikan layanan ” One Stop InfoCom Services with Excellent Quality and Competitive Price and To Be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation ” dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif.

Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis

Source : http://sarilovely.blogspot.com/2010/02/pengertian-visi-dan-misi-serta-beberapa_26.html

Langkah Membuat Visi-Misi

Tulisan ini khususnya saya ingin share pada teman-teman capres KAM Bumi Ganesha ITB.
Semua yang saya tulis di bawah ini berdasarkan pengalaman saya tahun lalu dalam menyusun visi-misi BP. Semoga tulisan berikut tidak menjadi satu-satunya referensi kamu.


Yosh..berikut langkah-langkah membuat visi misi :

1. Buatlah SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) organisasi terlebih dahulu
Yang perlu diperhatikan sebelumnya adalah ilmu tentang pembuatan SWOT sendiri.
Perlu diingat bahwa S dan W bersifat internal, sedangkan O dan T bersifat eksternal.
Jangan sampai apa yang sudah tertulis di Strengths (kekuatan) tertulis lagi di Opportunities (Peluang). Begitu juga dengan W (Weaknesses) dengan T (Threats).

Setelah tahu tentang dasar di atas, langkah selanjutnya dalam pembuatan SWOT adalah :


a. brainstorming : tidak usah pikir panjang, langsung tulis saja apa yang ada di benak kamu tentang S, W, O, dan T.
b. lihat lagi poin2 yang sudah kamu buat pada langkah brainstorming, saatnya mengkoreksi, saran saya untuk koreksi


saran 1: secara umum pastikan semua hal di bawah ini tercakup :

  • Bagian Kesekretariatan
  • Bagian Pengumpul informasi
  • Bagian Pengadaan kegiatan eventual
  • Bagian Keanggotaan/kaderisasi
  • Bagian Logistik/Ekonomi/keuangan/danus/bendahara
  • Bagian Humas

khusus untuk KAM BG, pastikan SWOT di tiap Departemen BP tercakup.


saran 2 : periksa lagi apakah ada poin-poin yang sebenarnya mirip atau sama –> gabung atau hapus saja salah satu.

2. Saatnya meringkas SWOT
Meringkas disini maksudnya : pilih kata kunci pada tiap poin di SWOT, setelah itu susun dan kelompokkan kata kunci-kata kunci tadi. Kata kunci pada poin S dikelompokkan dengan poin O, sedangkan kata kunci pada poin W dengan poin T.

3. Menentukan visi
Setelah langkah 2 selesai, artinya kamu sudah mendapatkan 2 grup kata kunci.

Grup pertama = grup +
Grup kedua = grup -

Nah, Visi adalah (ini definisi saya sendiri kayaknya) : Kalimat pendek yang mudah diingat dan memotivasi ketika dibaca yang isinya menguatkan si grup + dan menekan grup -.

Saya minta maaf banget karena file-file tahapan langkah ini sudah terhapus dari laptop saya, gak tahu panitia pemilu tahun lalu masih nyimpen hardcopy-nya ndak.

Visi saya dulu (sebagai capres KAM BG) :
Bumi Ganesha yang peduli, mandiri, dan dicintai tanpa melupakan kewajiban studi.

4. Menentukan Misi
Definisi misi yang terdoktrin dalam benak saya sampai sekarang adalah

“Misi itu langkah2 untuk mewujudkan visi”

Sifatnya lebih khusus dari visi, biasanya misi berbentuk poin2.

Misi saya dulu :
a. Mengintensifkan kegiatan-kegiatan kekeluargaan
b. Meningkatkan manajemen unit-unit usaha
c. Meningkatkan pengarsipan, pendokumentasian, dan pemeliharaan
d. Meningkatkan manajemen personil, terutama dalam Badan Pengurus
e. Membina hubungan baik dengan lingkungan sekitar dan alumni

Source : http://mrgpredagalih.blogspot.com/2011/09/langkah-membuat-visi-misi_29.html

Bagaimana Perumusan Visi dan Misi yang Efektif?

Bagaimana Perumusan Visi dan Misi yang Efektif?

(agar tak menjadi hiasan dinding semata)

Oleh

Diah Pipit Lestari (04116)

Hampir sebagian bahkan semua organisasi apabila ditanya tentang ”Apakah organisasi saudara mempunyai visi dan misi?” maka semuanya akan menjawab punya, tapi hampir sebagian besar dilematika dalam organisasi adalah bagaimana peran dari visi dan misi yang mereka susun tersebut. Apakah visi dan misi tersebut dipakai sebagai kekuatan dalam mencapai tujuan organisasi ataukah hanya berakhir sebagai hiasan dinding yang dipajang di kantor?

Visi dan misi merupakan elemen yang dalam organisasi, seperti yang saya kutip dari http://www.btn.co.id yang menyatakan visi dan misi digunakan agar dalam operasionalnya bergerak pada track yang diamanatkan oleh para stakeholder dan berharap mencapai kondisi yang diinginkan dimasa yang akan datang (junaedy; 2006).

Pada saat perumusan visi misi biasanya merupakan proses yang melelahkan bahkan sering menjadi perdebatan sendiri antar anggota organisasi. Tetapi pada saat visi dan misi sudah terbentuk, pelaksanaannya menjadi tidak sesuai. Jadi sungguh disayangkan sekali jika proses perumusan visi misi yang melelahkan pada akhirnya hanya menjadi hiasan dinding semata. Dalam sebuah blognya (Heru; 2006) mengungkapkan ”Sering kali pernyataan visi misi organisasi kurang tepat menggambarkan tujuan organisasi sehingga sering di jumpai adanya kesulitan pada saat melakukan deploy visi misi menjadi set of action yang akan digunakan untuk mengukur kinerja organisasi dengan menggunakan metode balance scorecard”. Pertanyaannya adalah kenapa hal ini bisa terjadi? Tentunya ada yang salah dengan visi misi tersebut sehingga hanya dijadikan hiasan dinding semata. Dari beberapa artikel yang saya baca, agar visi dan misi tidak hanya berakhir di dinding kantor saja maka terdapat beberapa panduan agar visi misi dapat menjadi kekuatan dalam mencapai tujuan organisasi.

Jansen Sinamo (2005) yang memberikan 12 kriteria mengenai kriteria visi dan misi yang hidup dan efektif, yang terpenting yang bisa saya ambil yaitu:

1. Visi-misi harus sesuai dengan roh zaman dan semangat perjuangan organisasi

2. Visi-misi harus mampu menggambarkan sosok organisasi idaman yang mampu memikat hati orang

3. Visi-misi harus mampu menjelaskan arah dan tujuan organisasi

4. Visi-misi harus mudah dipahami karena diungkapkan dengan elegan sehingga mampu menjadipanduan taktis dan strategis

5. Visi-misi harus memiliki daya persuasi yang mampu mengungkapkan harapan, aspirasi, sentimen, penderitaan para stakeholder organisasi

6. Visi-misi harus mampu mengungkapkan keunikan organisasi dan menyarikan kompetensi khas organisasi tersebut yang menjelaskan jati dirinya dan apa yang mampu dilakukannya

7. Visi-misi harus ambisius, artinya ia harus mampu mengkiristalkan keindahan, ideal kemajuan, dan sosok organisasi dambaan masa depan, sehingga mampu meminta pengorbanan dan investasi emosional dari segenap stakeholder organisasi.

Dalam hal perumusannya, terdapat perbedaan pendapat mengenai mana yang harus ditetapkan terlebih dahulu; visi atau misi? di kalangan pakar dan praktisi manajemen strategik terdapat perbedaan pendapat mengenai apakah misi dulu yang dietapkan baru misi atau sebaliknya.

o Fred R. David (2003) berpendapat visi dirumuskan lebih dulu baru misi

o Gerry Johnson dan Kevan Scholes (1996) serta Robert S. Kaplan dan David P. Norton (2003) berpendapat misi yang dirumuskan terlebih dulu

o Peter F Drucker berpendapat “hanya Terlepas dari apakah misi atau visi yang ditetapkan terlebih dahulu, pernyataan misi hendaknya dapat dengan jelas menunjukkan alasan keberadaan dan “bisnis” atau kegiatan pokok organisasi yang bersangkutan yang berkenaan dengan nilai dan harapan para stakeholder

o Dari artikel yang saya kutip dari http://kampanye.febdian.net, penulis berpendapat bahwa alam sebuah pergerakan (baik organisasi maupun pribadi), kita harus menemukan dulu misi pergerakan itu, baru kemudian tetapkan visinya. Menerapkan visi tanpa mendefenisikan misi terlebih dulu adalah seperti “mau ke Bandung”, tap kagak tau kenapa harus ke Bandung atau mau ngapain di sana (Rusydi; 2004).

Menurut saya sendiri, perbedaan ini sebenarnya tidak perlu terlalu diperdebatkan karena pada dasarnya antara misi dan visi terdapat interaksi dan saling pengaruh antar keduanya.

 

Daftar Pustaka:

Junaedi, edy. 2006. Visi yang Bervisi. http://www.btn.co.id

 

Sinamo, Jansen. 2005 .Visi dan Misi; Kekuatan atau Hiasan. http://www.pembelajar.com

 

Rusydi, febdian. 2004. Kenapa Misi – Visi?. http://kampanye.febdian.net/misi-visi.htm

 

Hru. 2006. Mereview Kembali Visi Misi Organisasi. http://heru.wordpress.com/2006/07/26/mereview-kembali-visi-misi-organisasi/

Source : http://diahpipitl.wordpress.com/2007/04/13/bagaimana-perumusan-visi-dan-misi-yang-efektif/

Mereview kembali visi misi organisasi

in Performance Management

Balance scorecard di turunkan dari visi misi organisasi. Setiap organisasi, apapun jenisnya baik organisasi non profit maupun organisasi yang mencari keuntungan memiliki visi misi yang menjadi ruh dalam setiap aktivitas organisasi tersebut. Dari visi misi organisasi ini di turunkan menjadi kumpulan action organisasi. Set of action itulah yang diukur dalam Kpi-Kpi untuk mendapatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Visi misi organisasi menjawab beberapa pertanyaan penting seperti: mengapa organisasi tersebut ada ? Siapa yang memerlukan organisasi ini ? Apa yang bisa diberikan organisasi kepada stakeholder ? Apa yang membuat organisasi ini berbeda dengan organisasi yang sejenis ? Pernyataan visi misi organisasi haruslah jelas, tidak terlalu abstrak serta mudah di mengerti. Visi misi menjelaskan role organisasi. Pernyataan visi misi organisasi harus luas untuk perkembangan dan pertumbuhan organisasi namun cukup untuk membuat jalannya organisasi tetap fokus dan terkendali.

Sering kali pernyataan visi misi organisasi kurang tepat menggambarkan tujuan organisasi sehingga sering di jumpai adanya kesulitan pada saat melakukan deploy visi misi menjadi set of action yang akan digunakan untuk mengukur kinerja organisasi dengan menggunakan metode balance scorecard.

Visi

Visi menggambarkan tujuan atau kondisi dimasa depan yang ingin dicapai. Visi memberikan gambaran yang jelas dimasa mendatang yang bisa dilihat oleh customer, stakeholders, dan employee.

Pernyataan visi yang bagus tidak hanya menginspirasikan dan menantang, namun juga sangat berarti sehingga setiap pegawai bisa menghubungkan tugas yang dilakukanya dengan visi. Pernyataan visi harus mampung menjadi inspirasi dalam setiap tindakan yang dilakukan setiap pegawai. Yang paling penting pernyataan visi harus measurable, terukur sehingga setiap pegawai bisa mengetahui apakah tindakan yang dilakukannya dalam rangka mencapai visi organisasi atau tidak.

Pernyataan visi yang baik harus memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut:

  • Succinct

Pernyataan visi harus singkat sehingga tidak lebih dari 3-4 kalimat.

  • Appealing

Visi harus jelas dan memberikan gambaran tentang masa depan yang akan memberikan semangat pada customer, stakeholder dan pegawai.

  • Feasible

Visi yang baik harus bisa dicapai dengan resource, energi, waktu. Visi haruslah menyertakan tujuan dan objective yang strecth bagi pegawai.

  • Meaningful

Pernyataan visi harus bisa menggugah emosi positif pegawai namun tidak boleh menggunakan kata-kata yang mewakili sebuah emosi.

  • Measurable

Pernyataan visi harus bisa diukur sehingga dimungkinkan untuk melakukan pengukuran kinerja sehingga setiap pegawai bisa mengetahui apakah visi sudah bisa dicapai atau belum. Sebagai contoh visi SCTV “satu untuk semua” yang berarti acara-acara SCTV harus bisa dinikmati semua kalangan, semua umur mulai balita sampai manula, cukup dengan melihat SCTV kebutuhan orang terhadap informasi & hiburan dan lain-lain bisa dipenuhi.

Jawaban pertanyaan “Siapa customer organisasi ini ?” akan menyediakan dasar untuk menentukan visi organisasi. Sedangkan jawaban atas pertanyaan “Kemana organisasi akan pergi ?” harus bisa dijawab oleh visi organisasi.

Template di bawah ini akan bisa digunakan untuk menentukan visi organisasi:

We seek to become
 ______________________________________________
 for (customer)
 ______________________________________________
 

Misi

Pernyataan misi yang baik haruslah memenuhi beberapa kriteria seperti berikut:

  • Simple and Clear

Pernyataan misi harus dicukup diwakili oleh 2-3 pernyataan saja. Semua pernyataan tersebut harus sederhana dan jelas dimengerti serta tidak menggunakan jargon-jargon organisasi.

  • Broad and long-term in future

Pernyataan misi organisasi harus cukup luas mengakomodasikan perkembangan organisasi di masa mendatang. Misi organisasi harus bisa menunjukan gambaran yang akan dicapai di masa depan dengan jelas. Pernyataan misi organisasi harus tetap valid pada 20 tahun mendatang sama seperti kondisi sekarang.

  • Focus on the present

Pernyataan misi organisasi tidak boleh terlalu berorientasi pada masa depan sehingga kurang bisa fokus pada kondisi organisasi di masa sekarang.

  • Easy to understand

Misi organisasi harus mudah dimengerti. Misi yang mudah dimengerti akan memudahkan mengkomunikasikan misi tersebut kepada anggota organisasi, stakeholder.

http://heru.wordpress.com/2006/07/26/mereview-kembali-visi-misi-organisasi/

Cara merumuskan visi dan misi

Cara merumuskan visi dan misi

bagi sebagian orang menjadi masalah yang serius, karena untuk sebagian orang sangat sulit untuk merumuskan visi dan misi pribadi. Ketidak mampuan orang merumuskan visi dan misi dikarenakan tidak adanya planning untuk masa depannya. Agar anda dapat merumuskan visi dan misi ada beberapa langkah yang anda dapat tempuh, antara lain.

1. Berfikirlah tentang tujuan hidup anda
Selalulah berfikir tentang tujuan hidup anda, tujuan hidup ini bisa jangka pendek dan jangka panjang. Berjalanlah pada jalan yang telah anda susun ketika ada menentukan tujuan hidup. Buatlah tujuan hidupa yang tidak bergantung pada kebendaan semata tetapi value dari kehidupan tersebut.
2. Tetapkan cita-cita anda.
Cita-cita akan semakin memperjelas untuk mencapai tujuan hidup anda, selalulah memiliki mimpi dan cita-cita, step by step mulailah bermimpi dan tuliskan mimpi dan cita-cita anda dalam bentuk tulisan, kalau bisa dipajang ditempat yang tidak ada orang tahu. Selalu ingat dengan cita-cita dan bayangkan bahwa cita-cita anda penting.
3. Wujudkan.
Wujudkan setiap mimpi dan cita-cita anda, caranya dengan melangkah dari satu kali kemudian diikuti dengan kaki berikutnya, jangan pernah berlari kalau anda berjalan belum lancar. Capai hal-hal yang kecil untuk mewujudkan cita-cita anda yang besar, lakukan terus menerus sehingga cita-cita anda bisa segera terwujud.
4. Tetapkan standar hidup
Standar hidup disini adalah selalu tempatkan diri anda pada standar hidup yang anda buat. Bukan hidup anda menyenangkan dan bahagia. Selalulah berkaca pada orang yang lebih baik sehingga anda selalu memperbaiki diri untuk menetapkan standar hidup anda.
5. Small action, big think
Lakukan kegiatan yang kecil dan ringan, tetapi maknailah setiap tingkah laku anda. Maknai setiap kegiatan yang anda lakukan.

Cara merumuskan visi dan misi ini dapat anda praktikkan dalam sehari-hari. atau anda dapat merumuskan visi dan misi dari tokoh lain.

Ingat merumuskan visi dan misi adalah sebuah proses bukan hasil instan, jangan pernah bosan untuk melakukannya.Visi dan misi pribadi akan dapat anda rumuskan apabila anda konsisten dalam setiap tindakan. Lakukan dengan baik maka anda akan menemukan visi dan misi hidup anda dengan mudah.

Source : http://www.pasarsemarang.com/serba-serbi/cara-merumuskan-visi-dan-misi/

Search
Rolling Qur’an
May 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Utility

IP

Afiliasi

CO.CC:Free Domain layanan desain gratis online Get 4Shared Premium! Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

 

Powered by intermediasolo.net

Layanan Domain dan Hosting

 

Silahkan ambil script ini dan letakkan di web anda untuk afiliasi