07 Mar

Bioinformatika, Open Source dan Dokter Masa Depan

komput@si (ISSN 2086-5317) http://www.komputasi.lipi.go.id
Bioinformatika, Open Source dan Dokter Masa Depan
Arli Aditya Parikesit (Kimia UI)

Dunia kedokteran telah berkembang secara pesat. Penyakit-penyakit yang di masa lalu belum ditemukan pengobatannya, seperti TBC, Polio, Campak, dan Diphteri telah berhasil diredam. Industri Kesehatan telah memiliki standar operasional yang baik, seperti aplikasi standar patient safety. Praktik manajemen modern, seperti ISO, telah diterapkan di industri kesehatan secara gradual. Harapan hidup pasien telah mencapai taraf yang lebih baik dibanding masa lalu, berkat profesionalitas praktisi kesehatan yang semakin baik.

Bersamaan dengan meningkatnya standar pelayanan industri kesehatan, maka tantangan yang dihadapi juga semakin meningkat. Abad ke 21 ini menjadi abad yang penuh tantangan. Berbagai macam penyakit masih menjadi tantangan utama dunia kedokteran, seperti Jantung/kardiovaskular, Kanker, HIV/AIDS, Glukoma, Diabetes, Alzheimer, Huntington, Sickle Cell dan Schizoprenia.

Diperlukan suatu terobosan baru, supaya berbagai penyakit tersebut bisa diatasi sebagaimana penyakit-penyakit lainnya. Dalam terobosan ini, maka diperlukan teknologi baru untuk melakukan diagnosa awal terhadap penyakit-penyakit tersebut. Tentu saja, diagnosa sendiri ini hanya merupakan diagnosa awal/uji awal, yang belum tentu berpengaruh pada diagnosa final oleh dokter. Namun paling tidak bisa memberi gambaran awal akan penyakitnya sendiri.

Dalam konteks tersebut, Information Technology (IT) memainkan peranan penting. Pada umumnya, penyakit memiliki basis genetis, dan diperlukan pengolahan data genetis yang efektif dan efisien. Penggunaan IT untuk menyelesaikan masalah kedokteran, disebut juga informatika kedokteran. Sistim e-health yang sudah dikenal, seperti pengunaan IT untuk pengelolaan manajerial Rumah Sakit, juga dapat dimasukkan dalam informatika kedokteran.

Namun artikel ini tidak membahas mengenai manajemen rumah sakit, melainkan membahas penggunaan IT untuk menyelesaikan terapi penyembuhan pasien dari penyakitnya secara langsung. Atau, dengan kata lain, penggunaan IT untuk membantu kedokteran secara klinis (biomedis).

Informatika kedokteran Biomedis bisa disebut juga Bioinformatika Kedokteran. Penggunaan open source development tools sangat diperlukan untuk mengembangkan aplikasi Bioinformatika kedokteran yang low cost dan dapat dipergunakan oleh banyak user.

Biosensor dan Bioinformatika

Bioinformatika Kedokteran ditopang oleh dua ilmu dasar, yaitu Biosensor dan Bioinformatika. Biosensor adalah ilmu untuk mendeteksi perubahan kuantitatif dan kualitatif dari suatu sampel biokimia. Bioinformatika adalah ilmu gabungan antara Biologi Molekular dan IT. Contoh aplikasi dari Biosensor dan Bioinformatika akan dijabarkan di bawah.

Biosensor merupakan suatu alat instrumen elektronik, yang bekerja untuk mendeteksi sampel biokimia. Contoh paling sederhana dari aplikasi biosensor adalah alat uji diabetes. Saat ini kit uji diabetes telah dijual bebas di apotik-apotik.

Prinsip uji diabetes adalah mempergunakan enzim untuk mendeteksi kelebihan kadar glukosa dalam darah. Enzim tersebut ditautkan kepada suatu sistim elektronik, sehingga kelebihan gula darah bisa dideteksi secara kuantitatif. Detektor tersebut mendeteksi perubahan elektronik, yang diinduksi oleh reaksi biokimiawi yang dikatalisis oleh enzim.

Bionformatika merupakan penggunaan IT untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan Biologi Molekular. Sepanjang sejarahnya, eksperimen biologi molekular telah mengumpulkan banyak sekali data ekspresi genetis. Dalam konteks kedokteran, data-data tersebut diambil dari sampel pasien.

Data dalam jumlah banyak tersebut, perlu diolah menjadi informasi yang berguna. Bioinformatika bertugas untuk mengolah data-data genetis tersebut, menjadi informasi yang berguna secara kedokteran, misalnya untuk keperluan diagnostik dan terapi terhadap penyakit.

Salah satu aplikasi konkrit dari bioinformatika adalah desain primer untuk mendeteksi keberadaan mikroba patogen, desain primer untuk mendeteksi kelainan genetis (uji genetis) dan desain vaksin untuk mencegah berbagai penyakit. Software yang digunakan pada umumnya bersifat open source, seperti Bioedit, Clustal, Deep-View, Pymol, dan Treeview32.

Penggunaan software tersebut tidak dipungut biaya, selama digunakan dalam lembaga akademik dan penelitian. Jurnal internasional Bioinformatika telah diterbitkan, contohnya Oxford Journal of Bioinformatics.

Kedua ilmu dasar tersebut akan menjadi penyangga utama informatika kedokteran biomedis, seperti yang akan dijelaskan selanjutnya.

Infomatika Kedokteran Biomedis

Di Amerika Serikat, uji genetis mulai menjadi populer. Dalam beberapa kasus ekstrim, jika seorang pasien didiagnosa akan menderita kanker payudara dalam beberapa tahun ke depan, maka sang pasien akan menyetujui tindakan medis untuk mengangkat payudara. Ini sebagai tindakan preventif sebelum kanker terjadi. Uji genetis juga dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit keturunan lainnya, seperti sindrom down, huntington, atau sicke cell.

Prinsip Uji genetis adalah mengkawinkan ilmu biosensor dan bioinformatika. Bioinformatika bertugas untuk mencari kelainan genetis pada sekuens DNA atau protein yang umum ditemui pada pasien atau conserve region.

Dalam hal ini, software yang digunakan pada umumnya adalah Bioedit dan Clustal. Jika pola/pattern sudah ditemukan, maka pola tersebut akan dijadikan template untuk membentuk sistim biosensor genetis. Proses pencarian pola dimulai dengan penjajaran sekuens DNA pada editor teks, kemudian proses multiple sequence alignment di Clustal, dan pencarian conserve region di Bioedit. Semua dilakukan dengan aplikasi komputer.

Pembentukan instrumen biosensor tentu saja berbeda dengan biosensor konvensional, seperti pada sensor diabetes. Pada biosensor untuk uji genetis, yang ditautkan ke sistim elektronik bukanlah enzim, namun DNA template yang ditemukan secara komputasi. Sistim biosensor ini disebut juga sebagai DNA Biochips.

Dalam konteks ini, IT berperan sangat kuat dalam pencetakan DNA Biochips. Jika dalam praktik IT sehari-hari, kita menggunakan program pengolah kata, seperti Open Office atau Neo Office, dan kemudian dokumen hasil pengolahan tersebut di print, maka pencetakan DNA Biochips juga serupa. Ada aplikasi yang bertugas untuk mendesain model DNA biochips secara komputasi, dan ada printer khusus untuk mencetak DNA biochips.

Dokter akan menggunakan DNA biochips secara langsung untuk mendeteksi kelainan genetis pada pasien. Sampel darah diambil dari pasien secara langsung, dan ditorehkan pada DNA biochips. Lalu chips tersebut akan dimasukkan kedalam scanner yang terhubung dengan komputer, untuk mendeteksi kelainan genetis yang terjadi. Ada aplikasi yang bertugas untuk membaca DNA biochips yang telah tertoreh sampel darah. Jika conserve region dari DNA sampel sama dengan DNA template, maka bisa dipastikan terjadi kelainan genetis. Prinsip sederhana DNA biochips adalah seperti itu.

Peran IT Akan Semakin Dominan

Dunia IT semakin berkembang pesat. Komputer masa kini memiliki processing power yang lebih besar, namun memiliki ukuran yang lebih kecil. Sistim operasi semakin lama semakin user friendly. Linux menjadi pilihan banyak praktisi IT, karena open source. Dengan perkembangan dunia IT yang semakin maju, maka sudah seharusnya semua itu dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah kedokteran. Sekarang, sistim e-health dan asuransi kesehatan sudah sepenuhnya ditopang oleh IT.

Namun, ke depannya, sudah seharusnya kedokteran klinis juga ditopang secara penuh oleh berbagai perkembangan dunia IT, seperti open source, user friendly GUI, dan multi core processor. Bioinfomatika kedokteran akan semakin berperan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pasien secara langsung.

Sumber : detikcom (12 September 2008)

http://www.komputasi.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1221258093

05 Mar

Pelatihan Bahan Ajar berbasis Web – Dosen opertis 6 Jawa Tengah

Pada tanggal 2 – 4 Maret kemarin baru saja diselenggarakan Pelatihan pembuatan media ajar berbasis web multimedia. Sebagai Peserta diikuti oleh dosen di wilayah kopertis 6 Jawa Tengah sebanyak 60 peserta. Dari antusiasme peserta terlihat cukup bagus. Bahkan ada yang sampai lembur sampai malam dan sampai akan ditutup acaranya masih ada yang terus mendalami materi.

Tujuan pelatihan adalah agar Dosen dapat mendesain bahan ajar yang berbasis multimedia dan web sehingga bisa dimanfaatkan untuk skala yang lebih luas lagi

Sebagai pelatih adalah Bambang Eka Purnama,M.Kom dari Universitas Surakarta, Sumardi,M.Kom dari UDINUS, Fitro Nur Hakim,S.Sn dari STMIK Provisi dan Irwan Sembiring,M.Kom dari UKSW Salatiga.

Untuk mulai tahun ini Kopertis 6 Jawa tengah sudah mulai memberdayakan dosen swasta sendiri daripada dosen dari PTN, ini sesuai dengan namanya Kopertis (koordinator Perguruan Tinggi Swasta

05 Mar

Siara Lesehan Online Plus TATV

Alhamdulillah, tadi malam Teknik Informatika UNSA mendapat kesempatan untuk menghadiri Siaran Langsung acara Lesehan Online Plus di TATV. Mahasiswa dan beberapa staf hadir menyemarakkan acara tersebut . Tema acara adalah pameran Komputer pada bulan maret ini di Diamond Convention Center. Acara cukup semarak dan berlangsing selama satu jam. Dari Dosen hadir Bambang Eka Purnama,M.Kom selaku ketua Program Studi Teknik Informatikia dan Edy Prajitno,MT selaku dosen

25 Feb

Uji Kompetensi – SMK Muh 4 Boyolali

Kepada Bp Yth..
salam sejahtera kepada Bp Bambang..
Saya selaku Siswa dari Kelas 3 ( Rekayasa Perangkat Lunak) Mengucapkan banyak terima kasih kepada Bp Bambang Atas Bimbinganya Tadi dan pemasukan pemasukan yang sekiranya saya membuat lebih semangat. Sekali Lagi saya ucapkan banyak terima kasih. Dan kami Keluarga Besar Kelas 3 ( REKAYASA PERANGKAT LUNAK ) SMK MUHAMMADIYAH 04 BOYOLALI Juga mendoakan Bp Bambang Semoga tambah sukses. Jangan Pernah Bosen Apa yang Bp Lakukan.. Maju Terus Bp Bambang… ( jangan Maju” Pak Ndak Nubruk) :) .. From “Angga Adi Utama”

18 Feb

www.silviaagnesam.co.cc

Maaf bapak, sebenarnya sudah selesai dari dulu, tapi saya salah kirim.
Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih sekali atas ilmu membuat
website yang diajarkan bapak, sehingga saya mampu membuat website. Terus terang, ilmu ini sangat bermanfaat bagi saya, dan ini pertama kalinya saya membuat website. Ini website saya masih sangat sederhana bapak, ke depan, saya akan berusaha memperbaikinya lagi. Terima kasih Pak.

10 Feb

Mengemas Pembelajaran Kreatif

Pendidikan
10 Februari 2010
Mengemas Pembelajaran Kreatif
SALATIGA-Dosen perguruan tinggi negeri dan swasta diminta mampu secara kreatif membuat media pembelajaran interaktif berbasis teknologi komunikasi informasi.

Dengan sistem berbasis teknologi tersebut, diharapkan proses perkuliahan di kampus akan semakin efektif serta diharapkan sistem itu dapat dicontoh dan dikembangkan agar lebih sempurna.

Ketua Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jateng Prof Drs Mustafid MEng PhD mengungkapkan hal itu dalam Pelatihan Membuat Media Pembelajaran Interaktif Dosen PTS di Grand Wahid Hotel Salatiga, Selasa kemarin.

”Dosen harus dapat mengikuti perkembangan teknologi informasi yang ada. Teknologi yang ada dapat dimanfaatkan untuk mengemas bahan pelajaran yang efektif dan interatif,” katanya.
Mempermudah Media pembelajaran yang efektif, lanjut dia, umumnya mempermudah pemahaman ilmu, enak dibaca, dan mata kuliah dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa.

Mustafid meminta agar dosen kreatif mengambangkan media pembelajaran efektif tersebut. Tidak hanya itu, dengan teknologi yang ada, dosen dapat pula secara global memanfaatkan media pembelajaran.

Ke depan, ujar dia, semua perguruan tinggi di Indonesia sudah terinterkoneksi menggunakan jaringan internet, sehingga semua dapat belajar dari perguruan tinggi yang ada tanpa harus datang ke perguruan tinggi yang dimaksud.

Cukup dengan fasilitas internet dan intranet antarperguruan tinggi, maka semua akses ilmu pengetahuan perguruan tinggi lainnya bisa diperoleh.

Adapun materi pelatihan selama dua hari tersebut disampaikan oleh antara lain oleh Bambang Eka Purnamo MKom, Sumardi MKom, dan Moch Taufik MT. Materi yang disampaikan adalah konsep media pembelajaran, proses video capturing, desain grafis, editing, dan animasi. (H2-45)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/02/10/98502/Mengemas-Pembelajaran-Kreatif

07 Feb

Adilnya Allah

Seringkali yang terjadi didunia ini tidak seperti yang kita inginkan. Tetapi Allah akan memberikan sesuatu yang terbaik dan sesuai dengan diri kita sebagai ganti dari sesuatu yang sudah hilang dari diri kita

04 Feb

Seminar Internasional

Kepada Yth,
Bapak / ibu ketua Fakultas-Prodi-Jurusan
Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer dsb

Di tempat

Dengan Hormat,
Sehubungan dengan akan diadakannya seminar International Conference Open
Source for High Education (ICOSic 2010) yang akan diselenggarakan pada :

Hari / Tanggal : Senin, 15 Maret 2010
Tempat : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Kami mengundang Bapak / Ibu untuk menghadiri acara tersebut diatas.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan melihat pada web site kami :
http://icosic.uns.ac.id

maka bersama surat ini kami sampaikan informasi tentang seminar tersebut
(leaflet terlampir) untuk dapat diteruskan pada fakultas, peneliti,
mahasiswa di lingkungan instansi yang bapak/ibu pimpin.

Atas perhatiannya bapak / ibu kami ucapkan terimakasih.

Surakarta, 25 Januari 2010

Panitia

04 Feb

Lowongan ALumni UNSA

No : 17/Sekr/F/JS/II/2010
Lamp : -
Hal : Informasi Kerja

Kepada Yth :
Pembantu Rektor
U/p. Bagian Kemahasiswaan
Universitas/STMIK/AMIK/Politeknik
di
Tempat

Dengan hormat,

Dengan ini kami beritahukan bahwa Koperasi Simpan Pinjam JASA (Kospin
JASA), dengan kantor Pusat di Jl. Dr. Cipto No.84 Pekalongan
(0285-422872/
422873), yang memiliki lebih dari 79 kantor layanan yang tersebar di
Propinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur,
Denpasar dan Lampung membutuhkan karyawan dengan latar belakang
pendidikan
Komputer untuk ditempatkan di bagian Teknologi Informasi Kantor Pusat.

Untuk mengisi formasi tersebut, kami mohon kesediaan Saudara agar dapat
menginformasikan tentang formasi kerja tersebut kepada segenap Civitas
Akademika.

Guna mengetahui lebih lanjut tentang profil Koperasi Simpan Pinjam JASA
dapat Saudara klik infomasi website kami www.kospinjasa.com

Atas kerjasama dan perhatiannya kami mengucapkan terimakasih.

 

Pekalongan, 3 Februari 2010
Koperasi Simpan Pinjam JASA

 

Nurul Qomariyah
Asisten Bidang SDM

03 Feb

Tiket Garuda Ku Hangus

Alhamdulillah akhirnya dapat tiket juga, tapi landing di Jogja dan Tiket Garuda nya hangus. Nanti harus take off lagi ke SOlo, duh ada penerbangan gak ya? Ya tidak apa lah ini yang disebut dengan perjalanan

© 2010 Bambang Eka Purnama

Design by SEO -- Made free by NET-TEC and Branchenbuch